Scrolling yang Panjang
Pengembang web sebaiknya menyadari bahwa para pengguna sebenarnya sibuk dan begitubanyak informasi pada Web yang tidak begitu penting untuk mereka namun mengharuskan merekauntuk menggali informasi tersebut pada halaman Web. Mereka tidak akan tertarik kecuali merekadiberitahukan terlebih dahulu bahwa halaman tersebut berharga bagi mereka. Sayangnya, karenakebanyakan halaman Web memiliki nilai informasi yang kecil, para pengguna tentu saja sering kalimemutuskan untuk menghindari scrolling. Sebagai pengembang Web seharusnya kita menyadari faktaini dan memastikan untuk memberikan informasi yang cukup untuk membuat mereka mau melihatapa yang terdapat di bawah dengan melakukan scrolling.
Menurut studi yang dilakukan Nielsen(2006), hanya 42 % pengguna yang mau melakukan scrolling untuk melihat informasi pada halamantersebut. Kebanyakan pengguna berpikir bahwa informasi yang terdapat pada bagian bawah halamanyang sangat panjang tidak penting, sehingga mereka tidak melakukan scrolling ke bawah, apalagiscrollingyang terlalu panjang.Pada Web ini, hampir semuahalaman didesain dengan scrolling.Lebih buruk lagi, scrolling tersebutsangat panjang hingga mencapai lebihdari 4 kali panjang layar, seperti yangterdapat pada halaman utama. Selainitu, informasi yang terdapat di bagian bawah tidak senilai dengan usaha pengguna untuk melakukan scrolling.
Parapengguna yang melakukan scrolling pun akan merasa tidak puas karena mereka tidak mendapatinformasi berharga di bagian bawah halaman yang telah mereka scroll. Hal ini bisa disiasati denganmemberikan jumlah batasan berita yang ditampilkan (pada halaman Home) pada setiap halamannya,karena jumlah berita yang tidak dibatasi itulah yang menyebabkan halaman Home begitu panjang, dan memerlukanscrolling beberapa kali. Jika memang dibutuhkan scrolling karena informasi yangdiberikan cukup penting (seperti pada halaman about us), sebaiknya scrolling yang dibutuhkan tidaklebih dari satu kali. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan memberikan informasi yanglebih ringkas dan padat, dan lebih mengoptimalkan kekosongan ruang yang banyak terdapat padahalaman tersebut.
Gambar yang Selalu Berubah-Ubah dengan Sangat Cepat
Pada halaman utama, terdapat penampilan gambar yang berubah-ubahdengan sangat cepat. Hal seperti demikian disebut gangguan yangmenyebalkan (annoying distraction) oleh Galitz (2007). Gambar yang berubah-ubah setiapsepersekian detik tersebut tentu saja sangat mengganggu pengguna yang mungkin sedang membacainformasi yang berguna bagi mereka. Gambar-gambar tersebut bisa mengalihkan perhatian merekadari apa yang sedang mereka baca. Para pengguna yang terus-menerus diganggu oleh gambar tersebutlama-kelamaan akan merasakan kelelahan pada mata mereka.
Sebaiknya gangguan seperti ini dihindari oleh pengembang Web. Pengguna yang mungki sudah tidak tahan lagi dengan ditampilkannya gambar-gambar tersebut bisa meninggalkan Web yangsebenarnya mereka butuhkan untuk mendapatkan informasi. Mungkin pengembang bertujuan untukmenunjukkan berbagai koleksi tanaman yang dimilikinya kepada pengguna. Namun, tujuan tersebutsepertinya tidak akan tercapai karena gambar-gambar yang ditampilkan berganti dengan sangat cepat.Kecepatan mata manusia tidak cukup untuk mengejar kecepatan tampilan gambar-gambar tersebut.Sebagai solusi, sebaiknya gambar-gambar tersebut ditampilkan dengan wajar, yaitu tanpa mengubahubahnyasetiap waktu. Hal ini akan menyebabkan halaman situs menjadi lebih bersahabat bagipengguna.
Teks yang Terlalu Panjang dalam Satu Baris
Teks yang terlalu panjang yang ditempatkan dalam satu baris akan mengakibatkan pengguna harus melakukan scrolling ke samping. Hal ini jauh lebih mengesalkan daripada melakukan scrolling ke bawah. Selain itu, menampilkan teks lebih dari sepuluh kata dalam satu baris sangat memberatkan pengguna yang membaca, sehingga informasi tersebut tidak bisa disampaikan kepada pengguna dengan efektif. Pada web ini, beberapa halaman menyajikan teks yang terlalu panjang dalam satu baris sehingga mengharuskan pengguna untuk melakukan scrolling horizontal pada halaman Why Us yang diberikan pada Gambar 3.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar